Prosesor
saat ini berkembang ke arah multicore
atau berinti banyak, lihat saja prosesor yang ada di pasaran mulai
dari dual-core
dan quad-core
tersedia di pasar notebook
dan desktop.
Sementara di pasar
server,
prosesor yang digunakan lebih bervariasi hingga 16 core
prosesor. Beberapa waktu lalu sempat muncul berita mengenai prosesor
dengan 100 core
dari Tilera.
Pernahkah anda
berpikir tentang prosesor dengan ribuan core?
Kini telah ada. Sebuah perusahaan baru bernama Adapteva
telah mengembangkan
prosesor
dengan jumlah
core
mencapai 4096 core!
Seperti yang dikutip
dari Tomshardware, Adapteva mengembangkan prosesor
dengan arsitektur multicore
IP dengan 4096 inti berbasis RISC (Reduced
Instruction Set Computing)
dalam 1 die.
Adapteva mengklaim
bahwa prosesor yang dikembangkannya sangat efisien dalam hal
penggunaan daya. Perusahaan mengklaim efisiensi chip prosesornya
kinerja 70 Gflops (gigaflops) per watt.
Adapteva juga
mengklaim kinerja floating point-nya 5 kali lebih cepat dari
superkomputer RED ASCI.
RED ASCI adalah
superkomputer yang ditenagai oleh 9680 prosesor Intel
Pentium Pro pada tahun 1997 yang menghasilkan kinerja hingga 1
Teraflops.
Adapteva menamai
chip ini Epiphany. Epiphany akan tersedia dipasaran dengan varian 16,
64, 1024 dan 4096 core,
namun sejauh ini hanya sampai 16 core
saja yang diproduksi.
Prosesor Epiphany
single
core
dengan kecepatan 1GHz mampu menghasilkan kinerja hingga 2 Gigaflops.
Pada versi 4096 core
mampu menghasilkan kinerja hingga 5,6 Teraflops dengan konsumsi daya
hanya 80 watt.
Tidak ada informasi
resmi dari adapteva mengenai ketersediaan prosesor Ephipany di
pasaran.
sumber//sidominews
sumber//sidominews

Tidak ada komentar:
Posting Komentar